Lomba Aksi Remaja

Dalam Rangka HUT Palang Merah Sedunia Th. 2012.

PMI tangani bencana

Relawan PMI tangani korban angin puting beliung.

Penanganan Bencana

Tangani korban banjir.

Bantuan untuk korban bencana

Untuk meringankan korban bencana, PMI menyalurkan bantuan.

Pelayanan Sosial

Relawan PMI Evakusi Korban hanyut.

Bantuan untuk korban bencana

PMI menyerahkan paket bantuan kebkaran.

Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan

Anggota Satpam dibekali ilmu Pertolongan Pertama.

Rabu, 07 September 2011

PMI Bantu Korban Kebakaran Jatilawang


Ketua PMI Kab. Tegal menyerahkan Paket Bantuan
Musibah kebakaran yang menimpa warga desa jatilawang kecamatan Margasari, Sabtu (3/9) dinihari lalu.menuai perhatian dari PMI Kabupaten Tegal.Tak berselang lama,organisasi sosial kemanusiaan itu menyerahkan bantuan kepada korban

Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik Darmo(55) warga Rt.02/Rw.09 desa jatilawang kecamatan margasari sabtu (3/9) dini hari sekitar pukul 02.0.10 WIB

Menurut Rani (18,seorang relawan PMI yang kebetulan tetangga korban,api di duga berasal dari konsleting listrik,dimana kabel kipas anginmeleleh dan menimbulkan percikan api. Percikan api tersebut kemudian membesar da membakar kayu usuk.Dalam waktu singkat si jago merah melalap habis atap rumah milik darmo.

“Kepanikan juga sempat terjadi di pagi buta itu.karena disaat yang sama listrik juga padam.tetapi masyarakat tetap bergotong royong sebisanya memadamkan api.”ungkap rani

Menurut Rani pemilik rumah sehari-harinya adalah wirausaha yang sukses di jakarta dan berhasil membangun rumah dengan bagus di desanya
“rumah ini dibangun dari hasil merantau dijakarta.darmo termasuksalah seorang warga yang sukses merantau kejakarta”.imbuh rani

Mendapat informasi adanya kejadian kebakaran rumah warga,membuat PMI kabupaten Tegal bertindak ceapat PMI pun kemudia mengirimkan 3 orang relawan yang di pimpin langsung oleh ketua PMI kabupaten Tegal dr.H Bimo Bayuadji
Ketiga orang relawan dan ketua PMI segera mendatangi lokasi kejadian siang harinya setelah melakukan pendataan PMI pun menyerah kan bantuan kepada korban kebakaran.Bantuan berupa bahan makanan,tikar,terpal(tarpoline) hygienis kit,dan kebutuhan hidup lainya.
Bantuan diserahkan langsung oleh ketua PMI Kabupaten Tegal, dr. H. Bimo Bayuadji yang didampingi 3 relawan PMI,diterima oleh Ny. Calem (51) dan Edi (20), istri dan anak Darmo.
“Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk kepedulian kepada korban. Memang nilainya tidak seberapa, tetapi minimal dapat dimanfaatkan untuk meringankan beban yang harus ditanggung korban,” ungkap dr. H. Bimo Bayuadji, saat ditemui usai penyerahan bantuan.
Dr. H. Bimo pun berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh korban. “Meski untuk sementara, tetapi kami harap bantuan ini dapat bermanfaat,” ujarnya.
Hingga usai penyerahan bantuan, korban dan keluarganya nampak masih syok atas musibah kebakaran yang menimpa mereka.

PMI Bantu Korban Kebakaran Suradadi

Staf PB PMI Kab. Tegal menyerahkan paket bantuan
SURADADI – Musibah kebakaran yang menghanguskan seisi rumah Suharjo (49) warga RT 01 RW V Desa Harjosari Kecamatan Suradadi, Kamis (18/8) kemarin sekitar pukul 08.30 WIB, memantik keprihatinan tersendiri.
Rumah yang luluh lantak dilalap si jago merah itu juga dihuni istri Suharjo Aisah (45) dan 2 orang anaknya yakni Purhaningsih (18) dan Nungky Susilowati (8). Sementara seorang anaknya lagi, Jaidi (20) tidak berada di tempat karena sedang bekerja sebagai TKI (pelayaran).
PMI Markas Cabang Kabupaten Tegal sebagai lembaga sosial kemanusiaan pun tidak ketinggalan turut serta membantu meringankan korban. Tak berselang lama setelah kejadian, sejumlah petugas PMI Markas Cabang Kabupaten Tegal datang ke lokasi kejadian dengan membawa sejumlah bantuan.
“Begitu mendapat laporan kejadian kebakaran ini, PMI langsung menyiagakan relawannya untuk terjun ke lokasi. Tim PMI yang berjumlah 5 orang relawan, dipimpin langsung oleh dr H Bimo Bayuadji (Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal). Pada kesempatan itu, PMI memberikan bantuan kepada keluarga korban berupa paket sembako dan family kit,” terang Humas PMI Markas Cabang Kabupaten Tegal, Sunarto.
Adapun paket bantuan sembako, lanjut Sunarto, terdiri dari 25 Kg beras, mie instant, gula pasir (2 Kg), teh, biscuit, kecap manis, dan 1 liter minyak goreng.
“Adapun untuk bantuan family kit berupa perlengkapan untuk kebutuhan sehari-hari. Diantaranya sabun mandi, sabun cuci, shampoo, pasta gigi, sikat gigi, handuk, piring, gelas, sendok makan, serbet atau lap makan, sarung tenun, pembalut wanita, dan 1 lembar terpal ukuran 4x6 meter,” urai Sunarto.
Istri Suharjo, Aisah, nampak terharu dan menangis saat menerima bantuan dari PMI Kabupaten Tegal. ‘Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ujarnya dengan terbata-bata.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tegal Dr H Bimo Bayuadji saat ditemui usai penyerahan bantuan, meminta agar bantuan tidak hanya dinilai dari isinya saja. Karena pemberian bantuan itu merupakan wujud kepedulian PMI untuk membantu sesame yang terkena musibah.
"Bantuan ini jangan dipandang dari nilainya, tetapi adalah rasa kepedulian PMI untuk membantu para korban bencana,” pintanya.
Secara terpisah, Kades Harjosari Kecamatan Suradadi, Warsono, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PMI Kabupaten Tegal. Karena menurutnya, PMI dengan cepat dan tanggap ikut peduli membantu kepada korban.
Hadir pada kesempatan tersebut, selain relawan PMI, hadir pula unsur BPBD Kabupaten Tegal melalui Kasubid pencegahan Yulianto, serta Bagian Kesra Setda Kabupaten Tegal melalui stafnya Fauzi Bowo. Sejumlah unsur instansi tersebut juga ikut membantu memberikan bantuan berupa seperangkat perabotan alat dapur dan pakaian jadi. (aan, Radar Slawi)

Jumat, 22 Juli 2011

DOWNLOAD MATERI PMR

Berikut kami sajikan materi ke-PMR-an yang terdiri dari Manajemen PMR, Materi Pokok PMR dan Buku Panduan bagi Fasilitator/Pelatih.

A. Buku Manajemen PMR.

     Adalah buku pedoman bagi Pengurus, Staf, Relawan (Pembina PMR, Pelatih PMI, dll) dan instansi
     dalam   pembinaan PMR dan pengembangan PMR mulai dari Perekrutan, pelatihan, Tri Bakti PMR,
      pengakuan serta penghargaan.
      Materi selengkapnya download disini.

      Manajemen PMR DOWNLOAD

B. Materi Pokok PMR.
    Terdiri dari :
    1.GERAKAN Mengenal Gerakan PMR  DOWNLOAD
    2. Pertolongan Pertama :
       2.1.PP PMR MULA  DOWNLOAD
       2.2.PP PMR MADYA  DOWNLOAD
       2.3.PP PMR WIRA  DOWNLOAD
    3.KEPEMIMPINAN PMRMULA-MADYA-WIRA  DOWNLOAD
    4.DONORDARAH PMR MULA-MADYA-WIRA  DOWNLOAD
    5.REMAJA SEHAT PEDULI SESAMA PMR RSPS PMR MULA-MADYA-WIRA  DOWNLOAD
    6.KESEHATA REMAJA PMR MULA-MADYA-WIRA  DOWNLOAD
    7. Ayo Siaga Bencana :
       7.1.Siaga Bencana MULA  DOWNLOAD
       7.2.Siaga Bencana MADYA  DOWNLOAD
       7.3.Siaga Bencana WIRA  DOWNLOAD

C. Materi Penunjang :

    1. Youth Center  DOWNLOAD
    2. PRB PMR Mula  DOWNLOAD
    3. PRB PMR Madya  DOWNLOAD
    4. PRB PMR Wira  DOWNLOAD
    5. Panduan Pengurangan Risiko Berbasis remaja DOWNLOAD

D. BUKU KECAKAPAN DAN PIN

    1. TandaKecakapanPMR  DOWNLOAD
    2. PinKecakapancorel draw  DOWNLOAD

E. PANDUAN FASILITATOR

    1.GERAKANDANKEPEMIMPINAN  DOWNLOAD
    2. PertolonganPertamaDonorDarahKesehatanRemajaRSPS  DOWNLOAD
    3. AYO SIAGA BENCANA
        3.1. AYO SIAGA  MULA  DOWNLOAD
        3.2. AYO SIAGA MADYA  DOWNLOAD
        3.3. AYO SIAGA WIRA  DOWNLOAD
    4. Buku Saku Pembina PMR  DOWNLOAD
    5. Buku Pedoman PK  DOWNLOAD
    6. Materi Pendidikan Remaja Sebaya  DOWNLOAD

Senin, 11 Juli 2011

PELATIHAN KBBM Sibat PMI, Tekan Resiko Bencana


SEBAGAI upaya mengurangi resiko bencana alam, PMI Kabupaten Tegal, menggelar pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat (KBBM).

Pelatihan ditujukan bagi anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang tersebar di sejumlah daerah rawan bencana. Yakni di enam desa program yang terdiri dari Desa Sigedong, Desa Batumirah, Desa Bumijawa ketiganya di Kecamatan Bumijawa, juga di Desa Pakulaut Kecamatan Margasari, Desa Danareja Kecamatan Bojong, dan Desa Demangharja Kecamatan Warureja.

Kegiatan yang didukung oleh Palang Merah Jerman (GRC) ini baru dilaksanakan di tiga desa yaitu Desa Sigedong, Batumirah, dan Bumijawa Kecamatan Bumijawa. Untuk Desa Sigedong dilaksanakan tanggal 25 April - 3 Mei 2011, Desa Batumirah tanggal 23 - 31 Mei 2011, dan Desa Bumijawa tanggal 25 Juni - 3 juli 2011.

Menurut Pengurus PMI Kabupaten Tegal Drs. H. Sartono, MM, disela-sela pembukaan acara pelatihan Sibat di Desa Bumijawa, mengatakan, kegiatan pelatihan KBBM Sibat ini digelar dalam rangka upaya pengurangan resiko dampak bencana.

"Masyarakat yang dilatih, dalam hal ini Sibat, akan diberi pengetahuan dan ketrampilan tentang langkah-langkah tepat dalam upaya mengurangi resiko akibat bencana," ungkapnya.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Tegal dr H Bimo Bayu Adji melalui Humasnya Sunarto, kegiatan yang dilaksanakan selama sembilan hari tersebut diikuti oleh 20 orang Sibat. Mereka dibekali beberapa materi strategis tentang Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat. Materi tersebut antara lain VCA, PRA, Baseline Survey, Pemetaan BKRK, Pengorganisasian Masyarakat dalam UPR, Tanggap Darurat Bencana, Mitigasi Bencana, Pengurangan Resiko, Sistem Peringatan Dini, dan materi penunjang lainnya.

Dengan pemberian materi VCA, PRA, dan Baseline Survey misalnya, bertujuan agar peserta mampu melakukan assesment, dapat mengidentifikasi kapasitas (kekuatan) dan kerentanan (kelemahan) suatu rumah tangga maupun masyarakat, dapat mengevaluasi dampak proyek dalam hal pengurangan resiko, meminimalkan kerentanan, dan meningkatkan kapasitas. Dalam materi ini, peserta melakukan praktek dengan membuat 14 tool VCA/PRA. Adapun materi Beseline Survey, yakni peserta melakukan praktek langsung di masyarakat, serta observasi mencari data kerentanan dan kapasitas.

“Sedang materi lainnya seperti Pemetaan BKRK, bertujuan agar peserta diberi pengetahuan tentang peta ancaman, kerentanan, kapasitas, dan resiko,” terang Sunarto.

Selain teori, lanjut Sunarto, peserta juga melakukan praktek pemetaan dengan GPS. Disini, Sibat melakukan pembuatan peta jalan transek dengan alat GPS (Global Positioning System) untuk membuat lintasan-lintasan (tracking), menandai suatu lokasi (marking), melakukan observasi dengan masyarakat untuk mengumpulkan data-data tentang ancaman, kerentanan dan kapasitas.

“Kemudian data dimasukkan dalam komputer yang sudah diinstal Software Mapsource. Selanjutnya, dibuat peta BKRK desa. Untuk Sibat Desa Sigedong membuat Peta BKRK model spot, sedang Sibat Desa Batumirah dan Bumijawa membuat Peta BKRK model overlay atau peta tumpang susun,” jelas Sunarto.

Diakhir acara pelatihan, dilakukan simulasi penanganan bencana. Salah satu contoh simulasi yang dilakukan di Desa Bumijawa adalah simulasi penanganan bencana tanah longsor di wilayah Dukuh Gupakan RW 7 Desa Bumijawa.

Adapun narasinya, di wilayah Bumijawa terjadi hujan yang terus-menerus. Sibat Bumijawa selalu mengontrol alat peringatan dini (EWS) di Dukuh Gupakan yang dipasang beberapa hari yang lalu. Pada pukul 19.00 WIB, EWS menunjukkan level tiga yang berarti awas. Anggota sibat yang berada di lokasi tersebut memberi kabar kepada komandan Sibat yang selanjutnya melakukan koordinasi dengan anggotanya serta melaporkan kepada PMI, Kades, Camat, dan BPBD Kabupaten Tegal. Sementara itu, sebagian anggota Sibat lainnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk waspada.

Pada pukul 08.00 WIB longsor benar-benar terjadi, banyak masyarakat di tepi tebing menjadi korban. Tim Sibat yang sudah siap siaga di Balai Desa Bumijawa langsung melakukan penanganan. Tim pertama melakukan assessment dan disusul tim pertolongan pertama. Para korban yang ditemukan, langsung dilakukan pertolongan pertama, sebagian ada yang langsung dievakuasi ke tempat yang aman yaitu ke SDN Bumijawa 6 yang dijadikan pula sebagai tempat pengungsian.

Komandan Sibat Bumijawa, Edi Purwanto, mengungkapkan rasa terima kasih kepada PMI yang telah memberikan pelatihan selama sembilan hari, baik teori maupun paktek.

"Materi dapat kami terima dengan baik. Apalagi diakhir acara dilakukan Simulasi, sehingga kami bisa memahami dan mengerti langkah-langkah apa yang harus kami lakukan bila terjadi bencana sungguhan," ungkapnya.

Simulasi ini juga melibatkan unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Tegal yang dihadiri oleh Kasubid Kesiapsiagaan, Drs Yudo Jatmiko MP, dan Kasubid pencegahan Yulianto. (arief nur rs)