Lomba Aksi Remaja

Dalam Rangka HUT Palang Merah Sedunia Th. 2012.

PMI tangani bencana

Relawan PMI tangani korban angin puting beliung.

Penanganan Bencana

Tangani korban banjir.

Bantuan untuk korban bencana

Untuk meringankan korban bencana, PMI menyalurkan bantuan.

Pelayanan Sosial

Relawan PMI Evakusi Korban hanyut.

Bantuan untuk korban bencana

PMI menyerahkan paket bantuan kebkaran.

Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan

Anggota Satpam dibekali ilmu Pertolongan Pertama.

Selasa, 23 April 2013

Kartini Penggerak Donor Darah


SLAWI – Dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2013, Dinia Salis Hidayah AmKeb, Bidan Desa asal  Desa kedawung Kecamatan Bojong menerima penghargaan sebagai wanita penggerak donor darah sukarela dari Bupati Tegal, Selasa (23/4).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Tegal, H Moch. Hery Soelistyawan, SH,MM di pendopo Kabupaten Tegal.

Dinia Salis Hidayah merupakan salah satu  Bidan Desa yang mampu menggerakan masyarakat atau mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah. 

Dia bukan hanya sekedar mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah saja, tetapi dia juga bisa mencontoh dengan menjadi pendonor darah.

Dari hasil pendekatan dengan masyarakat, sebanyak 30 orang iklah mendonor darah.

Sebenarnya banyak penggerak donor darah yang ada di Kabupaten Tegal, namun di momen hari kartini tahun ini, dia adalah wanitia yang mau tampil, peduli, dengan mengajak masyarakat untuk beraksi sosial kemanusiaan dengan menjadi donor darah.

Senin, 11 Maret 2013

Tiga Rumah longsor, PMI Kirim Bantuan

Kiswadi, Ketua PMI Kec. Jatinegara menyerahkan bantuan
JATINEGARA– Tiga rumah warga Desa Padasari Kecamatan Jatinegara mengalami kerusakan akibat tanah yang ditempati untuk bangunan ambles dan bergeser akibat hujan deras yang mengguyur pada Sabtu sore(9/3) lalu.

Tiga rumah itu yakni milik Iksan (42), ihsan (40) dan Samsuri (45). Ketiganya ada warga RT 22 RW 5 Dukuh Lebak Desa Padasari Kecamatan Jatinegara. 

Berdasarkan hasil assesment Relawan PMI, Ilman menuturkan, Rumah permanen milik Iksan mengalami kerusakan pada separuh badan rumah retak dan lantai keramik ambles. Rumah Samsuri, yang juga rumahnya permanen, joglo teras rumah ambruk dan dinding sebelah kiri menggantung karena tanah pondasinya longsor. Sedang Rumah papan milik ihsan,  terkena longsoran tanah dan batu pondasi milik Samsuri hingga dinding rumahnya jebol. Total kerugian ditaksir kurang lebih 195 juta dan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
 
Kepala Desa Padasari Kecamatan Jatinegara, Ruslani, mengatakan, ketiga rumah itu harus direlokasi, karena kondisi tanahnya labil yang sewaktu-waktu bila terjadi hujan lebat bisa ambles atau geser.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Kecamatan Jatinegara untuk diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Tegal,”jelasnya.

PMI Kirim barang bantuan

Senin pagi (11/3), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal dengan pimpinan rombongan Ketua PMI Kabupaten Tegal, dr Bimo Bayuadji mengirimkan paket bantuan untuk ketiga korban rumah longsor, berupa sembilan dus mie instan, tiga set family kit dan tiga terpal ukuran 4 x 6 meter.
Bantuan diserahkan oleh Ketua PMI Kecamatan Jatinegara, Kiswadi SKM Mkes, langsung di lokasi dengan didampingi oleh Kepala Desa Padasari.
 
Dalam sambutanya, Kiswadi menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Padasari.

“Sohibul Musibah kami harap untuk tabah menerima cobaan ini. Semoga cobaan ini merupakan anugerah, yang insya Alloh, Tuhan akan menggantikan yang lebih baik,”ujarnya.

Sementara itu salah satu korban, Iksan menyampaikan terima kasih atas kepedulian PMI yang cepat tanggap dan respon dengan langsung datang memberikan bantuan kepada kami.

“Bantuan dari sangat bermanfaat bagi kami, setidaknya dapat meringankan beban hidup dua atau tiga minggu kedepan,”cetusnya.


Tim PMI Jateng Bina UDD PMI Kab. Tegal

SLAWI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Sabtu (9/3) lalu, mendapat kunjungan dari Tim PMI Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh dr H Imam Triyanto MPH selaku Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah. Rombongan diterima oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, dr Bimo Bayuadji didampingi sejumlah Pengurus dan Staf PMI Kabupaten Tegal.

Kunjungan tersebut adalah dalam rangka pembinaan Unit Donor Darah PMI se Jawa Tengah yang waktunya dilaksanakan secara bergilir.

“Tujuan kami datang ke PMI Kabupaten khususnya Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tegal adalah ingin tahu langsung kondisi riil kinerja UDD. Selain itu,  ingin sharing saling memberikan masukan guna peningkatan kinerja UDD dalam rangka peningkatan Donor Darah Sukarela,”Terang dr Imam Triyanto, disela-sela acara kunjungan.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayuadji, menyambut baik maksud kunjungan dari Tim PMI Provinsi Jawa Tengah.

“Kami atas nama PMI Kabupaten Tegal menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari  Tim PMI Provinsi Jawa Tengah. Dengan diadakannya pembinaan secara langsung di instansi kami, maka diharapkan dapat meningkatkan kinerja baik secara teknis maupun administrasi menuju pelayanan UDD yang lebih baik ,”jelasnya.
 
Usai dilakukan pembinaan, sebagai kehormatan dan kenang-kenangan, dilanjutkan dengan penanaman tiga pohon dilokasi halaman depan kantor UDD PMI Kabupaten Tegal oleh Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah, dr H Imam Triyanto MPH, Kepala Markas PMI Provinsi Jawa Tengah, Rahayu Surtini dan Direktur UDD PMI Kabupaten Tegal, dr Sumaryati Bimo. 

Selain itu, juga dilakukan kunjungan Proses Pembangunan Gedung PMI Kabupaten Tegal yang berlokasi di Komplek Alun-Alun Kota Slawi. Gedung yang sedang dibangun di atas tanah seluas 3.719m2 itu direncankan dibangun dua lantai, dan sekarang sudah pada tahap pekerjaan pondasi dan tiang lantai satu.

“Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, pembangunan Gedung PMI sebagai Pelayanan sosial masyarakat dapat selesai sesuai yang diharapkan,”ujar, dr Imam Triyanto, di lokasi pembangunan gedung PMI.

Sabtu, 09 Maret 2013

8 anak Pramuka terjebak banjir



 Balapulang - Sebanyak delapan anak Pramuka  asal Brebes terjebak banjir di badan sungai bendungan Desa Danawarih Kecamatan Balapulang, Jum'at (8/3) sore.

 Mereka terdiri dari lima anak perempuan dan tiga anak laki-laki.

Diperoleh informasi dilapangan, mereka sedang melakukan survey lokasi untuk kegiatan lapangan di unit Sakanya.

Saat berada ditengah-tengah sungai, tiba-tiba air besar datang, sehingga mereka tidak bisa menyeberang ketepi.

Bersyukur mereka dapat tertolong. Mereka berhasil dievakuasi oleh Petugas dari pengairan terdekat, Anggota Polsek Lebaksiu dan Tim Satgana PMI yang langsung datang setelah mendengar laporan kejadian itu.

Mereka berhasil dievakuasi dengan menggunakan tambang dan rompi pelampung.