Lomba Aksi Remaja

Dalam Rangka HUT Palang Merah Sedunia Th. 2012.

PMI tangani bencana

Relawan PMI tangani korban angin puting beliung.

Penanganan Bencana

Tangani korban banjir.

Bantuan untuk korban bencana

Untuk meringankan korban bencana, PMI menyalurkan bantuan.

Pelayanan Sosial

Relawan PMI Evakusi Korban hanyut.

Bantuan untuk korban bencana

PMI menyerahkan paket bantuan kebkaran.

Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan

Anggota Satpam dibekali ilmu Pertolongan Pertama.

Sabtu, 01 Maret 2014

Balita terseret arus selokan



SLAWI - Seorang Balita (2,4 tahun) dinyatakan hilang saat terperosok di saluran air disamping rumahnya, Jum'at (28/2) pukul 18.00 Wib. Dia jterperosok dan jatuh ke saluran hingga terbawa arus kearah sungai kambangan yang tidak jauh dari rumanhya. Saat itu hujan sangat deras. Korban  adalah Nurdiana, bocah perempuan manis berumur dua tahun empat bulan warga Desa Kambangan RT 14 RW 2. Dia jatuh ke selokan tanpa pengawasan Ibunya karena Ibunya sedang ke dapur.

Tim SAR Gabungan, PMI, GALAWI, Ubaloka dan Polisi  bersama warga melakukan pencarian. Korban belum ditemukan, namun hingga kini ini terus dilakukan pencarian


Senin, 17 Februari 2014

Banjir Sidoharjo, PMI terjunkan Relawan

SLAWI - Banjir rob terjadi di Wilayah Pantura, Senin (17/2/2014) tepatnya di Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi. Banjir menggenangi Di Wilayah RT 10, 11 RW V Desa Sidaharjo. Ketinngian air 20 hingga 40 cm menggenai beberapa rumah dan fasilatas jalan raya sepanjang 100 meter. Air meluap sungai cacaban yang berada di sebelah barat Desa Sidaharja sejak jam lima pagi tadi. Sementara tidak ada pengungsian karena air sudah mulai surut.

Guna antisipasi banjir, PMI menerjunkan Tim Satgananya  untuk turun ke Lokasi kejadian. Disana melakukan asesment dan mendirikan pos koordinasi untuk memantau perkembanngan air rob.

Koordinator Operasi PMI Kabupaten Tegal, Tri Winarno mengatakan, satu Tim Satgana diterjunkan kelokasi banjir rob dengan perbekalan lengkap, dari menyiapkan Rompi pelampung hingga peralatan medis.

"Tim Satgana disipakan untuk antisipasi kalau terjadi apa-apa. Dilokasi Tim PMI juga melakukan asesment dan menddirikan Pos Koordinasi di TKP sebagai tempat pemantauan perkembangan ketinggian luapan air,"katanya.

Jumat, 14 Februari 2014

Kelud meletus, PMI bagikan masker

SLAWI -- Dampak letusan Gunung Kelud Jawa Timur beberapa hari yang lalu menjalar sampai ke Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Tegal bagian selatan. Abu Vulkanik tersebar di Wilayah Kecamatan Bumijawa dan sekitarnya.  abu vulkanik ketebalan setengah sampai satu cm tersebar di rumah-rumah penduduk, pesawahan  hingga fasilitas umum.  Dampak abu vulkanik juga dirasakan oleh pengguna jalan raya. Pengendara sepeda motor banyak menghentikan kendaraan dan menepi.
PMI Bagikan  masker
Guna mengantisipasi  penyakit saluran pernapasan dan paru, PMI Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten pada jum’at (14/2/2014) membagikan masker  secara Cuma-Cuma bagi masyarakat yang terkena abu vulkanik Gunung Kelud. Sebanyak  5.000 masker dibagikan oleh Relawan PMI dan Petugas Kesehatan Puskesmas Bumijawa di Desa Bumijawa dan Sigedong.
Ketua PMI Kecamatan Bumijawa selaku koordinator aksi simpatik, Kholis mengatakan, tujuan dibagikan masker itu adalah sebagai antisipasi terjankitnya penyakit saluran pernapasan dan mata (ISPA).
“Masker dibagikan karena masyarakat Bumijawa sudah banyak yang merasakan sesak pernapasan dan dada. Kami bersama dinas kesehatan langsung merespon dan membagikan masker,”katanya disela-sela membagikan masker di Desa Sigedong Bumijawa.

Sementara itu, Agung salah satu pengendara motor menyampaikan terima kasih kepada PMI dan Dinas Kesehatan yang telah merespon cepat dengan aksi simpatik dengan membagikan masker.
“Dengan masker ini, saya bisa melanjutkan perjalanan dengan nyaman,”katanya.
Menurut  pantaun Sibat Sigedong relawan PMI, Gunawan menuturkan, kindisi sampai dengan  Sabtu (15/2/2014) Abu vulkanik  yang masuk di wilayahnya sudah tidak ada, namun beberapa orang  merasakan sakit mata.
Guna antsisipasi itu, Puskesmas Bumijawa siap melayani  24 jam bagi masyarakat yang mengalami sakit mata dan gangguan pernapasan.

Kamis, 30 Januari 2014

Bakorwil III Jateng bentuk jejaring penanganan bencana

Pekalongan – Sebagai upaya meningkatkan koordinasi dan komunikasi PMI Kabupaten/Kota dalam penanganan kebencanaan di wilayah kerja Bakorwil III, telah digelar Rapat Koordinasi Pembentukan Jejaring Penanganan Bencana PMI Kabupaten/Kota se Korwil III pada tanggal 30 Januari 2014 di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan  Kepala Bakorwil III Jawa Tengah di Pekalongan. Kegiatan rakor diikuti sebanyak 54 anggota Pengurus PMI Kecamatan  dari 7 PMI Kabupaten se eks karesidenan Pekalongan.
Sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan yang sama, yaitu pada tanggal 28 Januari 2014 dengan peserta dari Pengurus PMI Kecamatan rawan bencana se eks karesidenan Banyumas yang diikuti sebanyak 45 peserta.
Kepala Bakorwil III Jateng, Ir Satriyo Hidayat, dalam sambutanya mengatakan, tujuan digelarnya acara ini adalah untuk menyamakan persepsi dan pemahaman serta keterpaduan gerak langkah atau strategi dalam penanganan kebencanan di Wilayah Bakorwil III Provinsi Jawa Tengah.
“Selain itu sebagai upaya untuk menguatkan jejaring penanganan bencana PMI Kabupaten/Kota terkait koordinasi  penanganan bencana, terutama lintas Kabupaten/Kota,”katanya.
Untuk sharing dan penambahan pengetahuan terkait penanganan Bencana, Bakorwil III menghadirkan pemateri dari PMI Banjarnegara, PMI Brebes dan dari Bakorwil III sendiri.
Pemateri dari Bakorwil III, Sugiarto S.Sos mengatakan, Bakorwil III telah membuat account jejaring sosial yaitu facebook dengan nama “Kesiapsiagaan Bencana Korwil III”.
“Dibuatnya jejaring sosial melalui facebook ini karena mudah dioperasikan. Kita manfaatkan sarana yang sudah ada dan melalui facebook ini segala informasi terutama informasi kebencanaan akan cepat kita akses sehingga penanganan akan lebih cepat. Untuk itu kami harap kepada peserta rakor terutama PMI Kecamatan dan relawan untuk bisa bergabung dalam rangka untuk memberikan informasi kejadian bencana diwilayahnya ,”ungkapnya.