Lomba Aksi Remaja

Dalam Rangka HUT Palang Merah Sedunia Th. 2012.

PMI tangani bencana

Relawan PMI tangani korban angin puting beliung.

Penanganan Bencana

Tangani korban banjir.

Bantuan untuk korban bencana

Untuk meringankan korban bencana, PMI menyalurkan bantuan.

Pelayanan Sosial

Relawan PMI Evakusi Korban hanyut.

Bantuan untuk korban bencana

PMI menyerahkan paket bantuan kebkaran.

Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan

Anggota Satpam dibekali ilmu Pertolongan Pertama.

Sabtu, 26 Desember 2009

PMI BANTU KORBAN KEBAKARAN


SLAWI –Tujuh korban kebakaran rumah di Desa Rembul Kecamatan Bojong menerima bantuan sembako dari Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Tegal, Jum’at (11/8). Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayuadji kepada keluarga korban disaksikan Kades dan Aparat Desa setempat.

Tujuh buah paket sembako yang diserahkan masing-masing berupa beras (20 Kg), gula pasir (2 Kg), teh (2 pak), Minyak Goreng (1 Kg), Kecap Manis (1 Kg), Mie Instan (1 dus), dan Higienis kit (1 set). Selain itu, PMI Cabang Kabupaten Tegal juga menyerahkan lima belas lembar terpolin untuk pembuatan tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara korban. Terpolin tersebut adalah bantuan dari PMI Daerah Jawa Tengah.

Penyebab :
Musibah kebakaran yang menimpa tujuh rumah warga yang tinggal di RT 06 / RW 01 Desa Rembul terjadi minggu(10/8) lalu, sekitar pukul 23.30 WIB. Api membakar habis Tujuh rumah beserta isinya. Dugaan penyebab kebakaran dari arus pendek rumah yang ditempati endah (80th). Dalam musibah tersebut satu meninggal, endah (80th).

Kepedulian
Penyerahan bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap korban kebakaran rumah di Kecamatan Bojong.
Tak hanya kali ini saja, namun PMI juga pernah memberikan bantuan didaerah lain, seperti halnya Di Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa (5/8), dan Desa Pucang luwuk Kecamatan Bojong (23/7). Semuanya mendapatkan bantuan dari PMI Cabang Kabupaten Tegal.
Disamping itu juga PMI ikut berpartisipasi dalam menangani kebakaran pasar tryeman yang terjadi pada tanggal 19 Agustus 2009. Sebanyak 15 relawan yang dipimpin dr. Bimo diterjunkan untuk  memadamkan api.

Selasa, 13 Oktober 2009

Relawan PMI Galang Dana untuk Korban Gempa Sumbar




SLAWI – Sebanyak 20 relawan PMI, Sabtu (10/10) yang lalu melakukan kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa Sumatra Barat. Kegiatan tersebut ditempatkan di empat titik yaitu di Pusat pertokoan Ruko Slawi, traffik light Slawi pos dan brigif 4 dewa ratna serta di Alun-alun Slawi. Malam harinya bertempat di lapangan Aspol Kalibliruk dilaksankan kegiatan yang sama yaitu penggalangan dana untuk korban gempa Sumatra Barat. Sasaran yang diminta sumbangan adalah para penonton panggung hiburan Black on stage yang diselenggarakan oleh Djarum Black dan Get Production Pasarbatang brebes. Dari dua kegiatan tersebut berhasil dikumpulkan dana sumbangan sebesar Rp 1.137.600,-. Selanjutnya dana tersebut akan dikirim ke Palang Merah Indonesia Pusat di Jakarta untuk diteruskan kepada masyarakat korban gempa di Sumatra Barat.
Sebagaimana diketahui bahwa Gempa yang menimpa Sumatra Barat yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 yang lalu menelan banyak korban. Hal ini mengundang kepedulian Relawan PMI Cabang Kabupaten Tegal untuk membantu para korban. Menurut Neetha Caroline salah satu relawan PMI mengatakan dengan dilakukan penggalangan dana tersebut diharapkan dapat sedikit membantu meringankan korban gempa sumbar. “Mudah-mudahan hasil penggalangan dana tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat korban gempa disana, ” terangnya.
Aksi sosial yang dimobilisasi Relawan PMI Cabang Kabupaten Tegal melibatkan dua unsur Relawan yaitu KSR Unit Markas Cabang PMI Kabupaten Tegal dan KSR Unit Stikes Bhamada Slawi. “Kami melibatkan dua unsur relawan yaitu KSR Unit Markas Cabang PMI Kabupaten Tegal dan KSR Unit Stikes Bhamada Slawi dengan jumlah personil dua puluh orang” kata Inayah, Ketua KSR PMI Cabang Kabupaten Tegal.
“Dana yang terkumpul dari aksi sosial kami jangan dilihat besarnya, tapi kepedulian para relawan kami” tambahnya.

Kamis, 08 Oktober 2009

Dokter Bimo Meraih "Alumni Award" FK Undip


SEMARANG - Dokter Bimo Bayuadji (61 th), Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, Kamis pagi meraih penghargaan "Alumni Award" dalam peringatan Dies Natalis ke 48 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, di Gedung Serba Guna RS dr. Kariadi/FK Undip Semarang.

"Alumni Award" merupakan penghargaan bagi alumnus Fakultas Kedokteran Undip yang dinilai mempunyai peranan besar dalam pengabdian masyarakat baik dalam skala daerah, nasional,maupun internasional. "Alumni Award" ini merupakan yang pertama kali diberikan oleh Fakultas Kedokteran Undip, kepada salah satu alumnusnya. Dekan Fakultas Kedokteran Undip Prof. dr. Soejoto, PAK, SpKK(K) dalam sambutanya mengatakan, Fakultas Kedokteran Undip bangga dengan peranan dokter Bimo di masyarakat terutama dalam keikutsertaannya menangani musibah dan bencana lewat kegiatan Palang Merah, Pramuka, Maupun SAR. "Tahun lalu Majelis Kode Etik Kedokteran/IDI juga menganugerahkan gelar Dokter Terpuji kepadanya, oleh karena itu kita juga ikut bangga karena dokter Bimo alumni Kedokteran Undip" tutur Prof. Soejoto.

Kegiatan Peringatan Dies Natalis ke 48 Fakultas Kedokteran Undip itu juga diisi dengan pengelepasan karyawan, dosen, guru besar yang purna tugas. Juga pemberian penghargaan kepada Dosen berprestasi th 2009, mahasiswa berprestasi baik dibidang akademis maupun kesenian dan olahraga. Yang menarik pagi itu juga ditampilkan tarian "Adininggar-Kelaswara" yang dibawakan oleh dr. Meyta dan Yesic yang tergabung dalam Seni Karawitan dan Tari Husada Laras, pimpinan Prof. DR.dr. Edi Dharmana, Phd,Sp.Par.K.

Jumat, 05 Juni 2009

AKSI DONOR DARAH Peringati HUT Palang Merah



1). Pemeriksaan Kesehatan ------------------------------2). Pemeriksaan Hb dan Golongan Darah.



3). Pengambilan Darah Donor --------------------------4). Pengambilan Darah Donor

SLAWI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 146 Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, PMI Cabang Kabupaten Tegal menggelar Aksi Donor Darah Sukarela di Pendopo Kabupaten Tegal. Kegiatan berlangsung selama 3 hari, sejak Senin (25/5) dan berakhir Rabu (27/5). Acara ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 408 Kabupaten Tegal.

Kepala UTD PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr Sumaryati mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 146 Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2009, sekaligus memperingati Hari Jadi ke 408 Kabupaten Tegal, yang jatuh pada tanggal 18 Mei 2009. Adapun misi dari Donor Darah ini adalah kemanusiaan,
”Darah yang dihasilkan dari kegiatan Donor Darah ini nantinya untuk membantu bagi mereka yang membutuhkan,” katanya saat ditemui diakhir acara tersebut.

Sebagai peserta Donor Darah, PMI Cabang Kabupaten Tegal mengundang sebanyak 159 institusi yang meliputi Dinas, Badan, Bagian, kantor, TNI, POLRI, Stikes, Akbid, Sekolah, Parpol, Organisasi Kemasyarakatan dan Pramuka. Dari undangan tersebut, tercatat hanya 49 institusi yang bisa mengikuti Donor Darah. Sehingga perolehan darah dari kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari, hanya berhasil terkumpul darah sebanyak 233 kantong dari target 500 kantong. Hasil ini menurun dibanding kegiatan Donor Darah serupa pada tahun 2007 yang berhasil memperoleh 450 kantong darah.

Menurut dr Sumaryati, menurunya perolehan donor darah tersebut, salah satu penyebabnya karena peserta calon donor darah yang berasal dari kalangan pelajar yang kebanyakan kelas 12, sedang libur setelah mengikuti ujian akhir sekolah. Sedangkan di kalangan pegawai, masih banyak yang kurang peduli terhadap pentingnya donor darah. Sampai saat ini, yang masih solid dari TNI dan POLRI terbukti banyak peserta donor darah dari kalangan TNI / POLRI.

439 Kantong / bulan
UTD PMI Cabang Kabupaten Tegal selama ini seringkali mengalami kekurangan darah. Setiap hari, rata-rata darah yang dikeluarkan lebih dari 20 kantong. Sedangkan pasokan darah tak menentu, rata-rata yakni 439 kantong/bulan. Jadi untuk Pemenuhan darah bagi pasien, 80 % berasal dari Donor Darah Sukarela. Sedangkan kekurangannya (20%) pihak UTD mencari Donor Pengganti dari keluarga atau masyarakat. Untuk mencukupi stok darah, pihak UTD akan selalu menggiatkan Donor Darah dari sekolah maupun dari Dinas/Instansi melalui Mobil Unit Donor Darah.
”Kami mengajak kepada masyarakat, agar peduli terhadap kemanusiaan, dengan melakukan donor darah,” himbaunya. (Humas pmi kabtegal)