Lomba Aksi Remaja

Dalam Rangka HUT Palang Merah Sedunia Th. 2012.

PMI tangani bencana

Relawan PMI tangani korban angin puting beliung.

Penanganan Bencana

Tangani korban banjir.

Bantuan untuk korban bencana

Untuk meringankan korban bencana, PMI menyalurkan bantuan.

Pelayanan Sosial

Relawan PMI Evakusi Korban hanyut.

Bantuan untuk korban bencana

PMI menyerahkan paket bantuan kebkaran.

Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan

Anggota Satpam dibekali ilmu Pertolongan Pertama.

Rabu, 03 Juni 2009

PMI Salurkan Bantuan 3.000 Masker



1. Penyerahan Masker kepada Kades Sigedong . ---------- 2. Dibagikan langsung kepada warga



3. Dibagikan kepada warga -----------------------4. Relawan PMI mensosialisasikan cara penggunaan Masker

SLAWI - Demi mengantisipasi penyebaran penyakit paska hujan debu vulkanik di Kecamatan Bojong dan Bumijawa , Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Tegal membagikan berupa 3.000 buah Masker pelindung pernapasan. Pembagian masker dilaksanakan di Desa Sigedong dan Desa Batumirah (Kecamatan Bumijawa) serta Desa Dukuh Tengah dan Desa Rembul (Kecamatan Bojong). Bantuan Masker tersebut diserahkan oleh sejumlah relawan yang tergabung dalam Korps Sukarela (KSR) PMI Cabang Kabupaten Tegal, Selasa (26/5) kemarin. Menurut salah seorang relawan KSR, Wakhidin, penyerahan bantuan masker kepada warga di Kecamatan Bojong dan Bumijawa itu sebagai upaya pencegahan penyakit yang timbul sebagai dampak dari hujan abu vulkanik, yang sering terjadi beberapa waktu terakhir. "Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu warga, serta mampu meminimalisir timbulnya penyakit sebagai dampak hujan abu vulkanik di kecamatan Bojong dan Bumijawa,"terangnya. Dijelaskan wakhidin, selain masker yang telah dibagikan kepada warga sebanyak 3.000 buah ini, PMI juga masih menyimpan cadangan Masker sebanyak 4.000 buah. Cadangan Masker bantuan dari PMI Provinsi Jawa Tengah ini, rencananya baru akan dibagikan jika keadaan Gunung Slamet dirasa telah mengkhawatirkan. "total PMI memiliki 7.000 buah masker. Saat ini telah dibagikan sebanyak 3.000 buah dan sisanya akan dikeluarkan dalam keadaan darurat," ujarnya. Menanggapi adanya bantuan tersebut, Camat Bojong HA Zamzami atas nama warga mengaku sangat berterima kasih. Pihaknya berharap, bantuan masker tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga. "Bantuan masker ini agar dapar dipergunakan untuk melindungi kesehatan warga. Bagi warga yang belum mendapatkan bagian, kami harap dapat berupaya mengadakan secara swadaya. Caranya, dengan menutup hidung dan mulut menggunakan kain-kain yang bersih,”himbaunya. Diharapkan bantuan masker tersebut dapat bermanfaat bagi warga serta mampu meminimalisir terjadinya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dikutif oleh : humas pmi kab tegal,
Dari : Koran harian Radar Tegal
, Edisi : Jum’at, 29 Mei 2009

Relawan PMI Evakuasi Korban Kesetrum



SLAWI - Tim Relawan PMI Cabang Kabupaten Tegal yang beranggotakan lima orang, Rabu (13/5) yang lalu, mengevakuasi Korban tersetrum listrik dilingkungan rumah dinas (rumdin) Pabrik Gula (PG) Pangka yang berlokasi di Desa Tonggara Kecamatan Kedungbanteng. Korban berinisial Toto (65) pensiunan pekerja setempat yang kini menjadi penjaga Toko Periska Darma Wanita PG. Dari hasil pemeriksaan Polres Tegal, tim Medis Puskesmas kedungbanteng dan PMI, diduga bapak satu ini tewas akibat tersengat listrik pompa air.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kalipertama yang menemukan Toto sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi tubuh terlentang di dekat kamar mandi yakni Darminto (21) petugas kebersihan lingkungan Rumdin PG. Pangka.

Bermula sekitar pukul 09.30 WIB, seperti biasa Darminto yang saat itu hendak bersih-bersih rumah termasuk toko periska yang ditempati korban dalam kerjaannya. Namun, saat hendak memasuki Rumdin tersebut nampak pintu depan masih tertutup rapat. Karenanya, Darminto mencoba menuju belakang rumah, dengan tujuan berusaha memasuki rumdin tersebut.

Pada pintu belakang Rumdin itu tidak terkunci, hingga membuat Darminto segera memasukinya. Namun, betapa kagetnya tukang bersih-bersih itu. Sebab, baru beberapa melangkah memasuki Rumdin itu melihat Toto sudah terlentang dan terbujur kaku dengan beberapa luka bakar terutama dibawah lutut kaki kanan karena menindihi pompa air yang diduga kuat memyebabkannya meninggal.

Sontak hal ini langsung membuat Darminto segera melaporkan kejadian yang dilihatnya ke Satpam setempat. Sementara, guna menindaklanjutinya, satpam juga melaporkan kejadiannya ke mapolsek setempat.

Setelah dilakukan Identifikasi dan pemeriksaan oleh Petugas Polres, Tim Medis Puskesmas Kedungbanteng dan PMI, Jenazah korban langsung dievakusi Tim Relawan PMI Cabang Kabupaten Tegal untuk dibawa ke Rumah Duka di Desa Tonggara RT 03/01.

Markas PMI Cabang Kabupaten Tegal :
Email : pmi_kabtegal@pmi-jateng.co.cc

humas_pmikabtegal@yahoo.com

Rabu, 20 Mei 2009

HUT PMBSM sedunia, PMI Gelar Sertifikasi Wira “HELP”



1. Upacara HUT PM & BSM Internasional -----------2. Peserta Upacara & Peserta Sertifikasi Wira H



3. Peserta mengikuti Materi Out bound --------------4. Praktik PP dalam simulasi Penanganan Bencana.



5. Praktik mengevakuasi korban . ------------------6. Korban dibawa ke tempat yg lebih aman.


7. Bakti Sosial dilingkungan kegiatan. -----------------8. Peserta dikukuhkan menjadi PMR Wira Help.

SLAWI – Dalam rangka memperingati HUT Gerakan Palang Merah (PM) dan Bulan Sabit Merah (BSM) Internasional ke-146, PMI Cabang Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Sertifikasi Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira ”Help”. Acara dilangsungkan selama 3 hari, sejak Jum’at (8/5) dan berakhir Minggu (10/5). Acara digelar dengan mengambil dua lokasi kegiatan , yakni di SMK N 1 Slawi dan SMA N 1 Pangkah.
Pembukaan Sertifikasi PMR Wira ”Help” dilaksanakan berbarengan dengan Upacara Peringatan HUT ke 146 PM dan BSM Internasional. Upacara yang dilaksanakan secara sederhana itu digelar di halaman SMK N 1 Slawi, diikuti lebih kurang 360 orang, dengan Pembina Upacara Drs. H. Sunyoto,MM, penasehat PMI Cabang Kabupaten Tegal. Tema Peringatan kali ini adalah ”Satu orang dapat membuat perbedaan, satu gerakan dapat merubah dunia”. Disela-sela upacara tersebut, dibacakan Sambutan Ketua Umum PMI pusat, Marie Muhammad.
Pembukaan Sertifikasi Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira ”Help” ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada dua orang perwakilan siswa.
Usai upacara pembukaan, peserta mengikuti sejumlah materi yang diberikan dalam bentuk teori, di SMK N 1 Slawi. Peserta mengikuti materi tersebut hingga pukul 20.00 WIB. Saat tiba pukul 20.00 WIB, peserta melanjutkan kegiatan dengan bentuk pengembaraan, yakni berjalan kaki menuju ke SMA N 1 Pangkah yang berjarak lebih kurang 6 km dari SMK N 1 Slawi.
Setelah beristirahat semalam, keesokan paginya , peserta mengikuti sejumah materi kegiatan baik teori maupun praktek. Materi yang diberikan itu, diantaranya Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), Siaga Bencana, simulasi Penanganan Bencana dan Out Bound.
Menurut ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr. H. Bimo Bayuadji, pelaksanaan Sertifikasi PMR Wira tingkat ”Help” disesuaikan dengan kurikulum Pelatihan yang ada. Meskipun diakuinya, alokasi waktu yang tersedia selama 3 hari itu, masih dirasa sangat kurang untuk menyampaikan seluruh materi pelatihan yang sudah ditentukan oleh PMI Pusat.
”Kalau mengacu pada kurikulum yang ada, sebetulnya waktu yang tersedia, masih sangat kurang. Tapi selain di Cabang, mereka (peserta) juga menerima materi di masing-masing sekolahnya”,
terang dr. H. Bimo Bayuadji, saat ditemui menjelang acara Pembukaan, Jum’at (8/5) yang lalu.
Dijelaskan dr. H. Bimo, selain PMR Wira ”Help”, terdapat pula 3 spesifikasi lainnya, yakni Wira ”Peer” dengan materi tentang Pendididikan Remaja Sehat (PRS), ”Leader” dengan materi yang mencakup kepemimpinan dan kepalangmerahan, dan ”Blood” yang berisikan materi seputar motivasi untuk melakukan Donor Darah.
”Hingga saat ini, PMI Cabang Kabupaten Tegal sudah melaksanakan 3 Kegiatan Sertifikasi, yakni Wira ”Hep”, Wira ”Peer” dan Wira ”Leader” masing-masing 3 kali. Sementara untuk Wira ”Bood” masih sulit dilaksanakan, karena butuh pembuktian sudah pernah melakukan donor darah dan pernah mengajak orang lain untuk melakukan donor darah”.
Syarat mengikuti kegiatan Sertifikasi Wira ”Help” di tingkat Cabang, calon peserta terlebih dahulu dinyatakan lulus tes tertulis dalam Buku Persyaratan Kenaikan Jenjang yang dilaksanakan di sekolah masing-masing.

Markas PMI Cabang Kabupaten Tegal :
Email : pmi_kabtegal@pmi-jateng.co.cc
humas_pmikabtegal@yahoo.com
Website : www.pmikabupatentegal.blogspot.com

Kamis, 07 Mei 2009

Rakor PMI Wilayah III, PMI Jawa Tengah


SLAWI – Koordinator PMI Wilayah III Jateng menggelar acara Rapat Koordinasi (Rakor) PMI Cabang se korwil III Jateng tahun 2009 di lereng Gunung Slamet, tepatnya di Padepokan Wulan Tumanggal Desa Dukuhtengah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Meskipun status gunung ini masih dinyatakan siaga level tiga, hal tersebut tidak menyurutkan niat Panitia penyelenggara untuk menggelar Rakorwil di daerah rawan terkena dampak letusan itu.

Penyelenggaraan Rakorwil sudah merupakan agenda tahunan Koordinator PMI Wilayah III Jawa Tengah. Tentang tempat penyelenggaraan di Kabupaten Tegal tersebut, juga sudah menjadi kesepakatan Rakorwil tahun lalu di Pekalongan.

Rapat Koordinasi (Rakor) PMI Cabang se korwil III Jateng tahun 2009 ini diikuti 55 orang peserta, terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, Kepala UTDC, Kepala Markas dan Relawan yang ada di PMI Cabang Korwil III Jateng. Adapun pelaksanaannya berlangsung selama dua hari, yakni mulai Sabtu (2/5) sore hingga Minggu (3/5) siang.

Peserta mengikuti sejumlah materi yang disajikan oleh Koordinator PMI wilayah III maupun dari PMI Cabang yang ditunjuk untuk pemaparan. Adapun materinya antara lain :
1. Pengelolaan SDM dan Keuangan, oleh PMI Cabang Banyumas.
2. Kesiapsiagaan Penanganan Bencana dan Pertolongan Pertama, oleh PMI Cabang Cilacap.
3. Pembinaan Generasi Muda, oleh PMI Cabang Batang.
4. Usaha Kesehatan Transfusi Darah (UKTD), oleh PMI Cabang Kota Pekalongan.
5. Penilaian Kinerja PMI Cabang versi Korwil III Jateng dan Peta Kekuatan PMI Cabang versi PMI Jateng, oleh PMI Cabang Banjarnegara.

Sebelumnya, peserta Rakor juga mengikuti pemaparan tentang Umpan Balik Evaluasi Kinerja PMI Cabang se Korwil III tahun 2008, oleh Koordinator PMI Wilayah III Jateng.

Kelima materi yang disajikan oleh perwakilan PMI Cabang, selanjutnya dibahas melalui diskusi kelompok untuk mendapatkan kesepakatan-kesepakatan penting dalam rangka memajukan PMI di Korwil III Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Drs. Makmun, MM, Assisten II Sekda Kabupaten Tegal dan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, yakni Kepala Dinas terkait, Muspika Kecamatan Bojong dan Bumijawa, Pengurus PMI Ranting Bojong dan Bumijawa, Romo Guru Padepokan Wulan Tumanggal, Korwil III serta Pengurus Daerah PMI Provinsi Jawa Tengah, yang diwakili oleh H. Thobari HR, selaku ketua Bidang Penanggulanagan Bencana PMI Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Setelah dilaksanakan 2 hari, Minggu (3/5) sekitar pukul 15.00 WIB lalu, kegiatan Rapat Koordinasi PMI Cabang Wilayah III, resmi ditutup oleh Ketua PMI Cabang Kabupaten Tegal, dr. Bimo Bayuadji.

(Humas_pmikabtegal)